Lov3
LoV3
Dunia ini percaya akan lOv3, “lOv3 your Family” merupakan choice pertamaku, “lOv3 your fR3nz” merupakan choice keduaku, “lOv3 yOurs3lF” merupakan choice ketigaku.
Lov3 your FamilY, Family menurutku mereka adalah suatu pegangan yang kokoh dan empuh serta tidak akan tumbang, merupakan suatu tempat yang nyaman dan selalu dilindungi, walaupun kamu pernah berbuat apapun yang menyakiti keluargamu, mereka akan marah tetapi mereka tidak akan membuangmu karena kita adalah sekeluarga, kita harus saling menerima, saling membantu dan saling menyayangi, jadi bagaimanapun kesalahan yang terjadi keluargalah yang pertama memaafkan kita dan menerima kita apa adanya.
Lov3 your fR3nz, fR3nz akan berada disisimu sewaktu kamu sedih, senang dan lainnya, mereka akan menemanimu untuk bersama-sama berjuang, antar teman kita dapat membahas rahasia2 yang kadang kita tidak ingin diketahui oleh keluarga ataupun waktu kita sedih kita bisa mengajak teman untuk mengobrol ataupun jalan2 untuk mengurangi kesedihan kita, aku rasa teman itu tergantung dengan jodoh, soalnya segitu banyak manusia yang ada didunia ini, tidak mungkin kita semua kenal dan menjadi teman, jadi aku akan selalu melindungi temen2ku dari berbagai kesusahan, karena aku rasa dari orang yang sama sekali tidak kenal menjadi teman itu merupakan suatu keajaiban yang tidak kita ketahui sebelumnya.
Lov3 yours3lF, mencintai kamu diri sendiri, janganlah mencelakai dirimu sendiri, rugi bagimu dan akan membuat orang yang berada disisimu sakit hati, dulunya aku tidak mengerti ini sehingga membuat mama ku sakit hati, sekarang aku mengerti dan sangat ngerti perasaan mereka sebagai keluarga, aku mulai belajar untuk tidak lagi keras kepala, aku mulai belajar untuk menjaga diri sendiri, dan aku mulai belajar mengerti diri sendiri.
Inti dari semua ini adalah “Forgiv3n3ss”
Memaafkan akan membuka jalan yang beda daripada menghiraukan atau membenci, “forgiv3n3ss” akan membawa kita ke jalan kehidupan yang beda, bisa dikatakan dengan warna “putih”, dengan arti bersih, suci disertai senyuman serta membuka lebar kedua tangan mengatakan “aku memaafkan kesalahanmu walaupun aku marah, aku menerimanya, karena itulah “AKU”.
Dunia ini percaya akan lOv3, “lOv3 your Family” merupakan choice pertamaku, “lOv3 your fR3nz” merupakan choice keduaku, “lOv3 yOurs3lF” merupakan choice ketigaku.
Lov3 your FamilY, Family menurutku mereka adalah suatu pegangan yang kokoh dan empuh serta tidak akan tumbang, merupakan suatu tempat yang nyaman dan selalu dilindungi, walaupun kamu pernah berbuat apapun yang menyakiti keluargamu, mereka akan marah tetapi mereka tidak akan membuangmu karena kita adalah sekeluarga, kita harus saling menerima, saling membantu dan saling menyayangi, jadi bagaimanapun kesalahan yang terjadi keluargalah yang pertama memaafkan kita dan menerima kita apa adanya.
Lov3 your fR3nz, fR3nz akan berada disisimu sewaktu kamu sedih, senang dan lainnya, mereka akan menemanimu untuk bersama-sama berjuang, antar teman kita dapat membahas rahasia2 yang kadang kita tidak ingin diketahui oleh keluarga ataupun waktu kita sedih kita bisa mengajak teman untuk mengobrol ataupun jalan2 untuk mengurangi kesedihan kita, aku rasa teman itu tergantung dengan jodoh, soalnya segitu banyak manusia yang ada didunia ini, tidak mungkin kita semua kenal dan menjadi teman, jadi aku akan selalu melindungi temen2ku dari berbagai kesusahan, karena aku rasa dari orang yang sama sekali tidak kenal menjadi teman itu merupakan suatu keajaiban yang tidak kita ketahui sebelumnya.
Lov3 yours3lF, mencintai kamu diri sendiri, janganlah mencelakai dirimu sendiri, rugi bagimu dan akan membuat orang yang berada disisimu sakit hati, dulunya aku tidak mengerti ini sehingga membuat mama ku sakit hati, sekarang aku mengerti dan sangat ngerti perasaan mereka sebagai keluarga, aku mulai belajar untuk tidak lagi keras kepala, aku mulai belajar untuk menjaga diri sendiri, dan aku mulai belajar mengerti diri sendiri.
Inti dari semua ini adalah “Forgiv3n3ss”
Memaafkan akan membuka jalan yang beda daripada menghiraukan atau membenci, “forgiv3n3ss” akan membawa kita ke jalan kehidupan yang beda, bisa dikatakan dengan warna “putih”, dengan arti bersih, suci disertai senyuman serta membuka lebar kedua tangan mengatakan “aku memaafkan kesalahanmu walaupun aku marah, aku menerimanya, karena itulah “AKU”.

0 Comments:
Post a Comment
<< Home